UPACARA MEMPERINGATI HARI PAHLAWAN TAHUN 2025 KAPANEWON KRETEK

 


Berdasarkan Surat Edaran Sekretariat Daerah Kabupaten Bantul Nomor :
B/400.14.1.1/08094/DINSOS tanggal, 31 Oktober 2025. Perihal Surat Edaran Tentang Penyelenggaran Upacara Bendera Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2025, maka pada Hari Senin Tanggal 10 November 2025 bertempat di halaman Kapanewon Kretek dilaksanakan kegiatan upacara dalam rangka memperingati Hari Pahlawan Tahun 2025. Sebagai Inspektur upacara adalah 
Kapolsek Kretek AKP Sutrisno, S.H., M.H, dan petugas upacara adalah Pamong Kalurahan Tirtohargo. Turut hadir Forkompimkap Kretek serta Lurah se-Kapanewon Kretek. Peserta upacara adalah personil Polsek Kretek, Koramil Kretek, Pamong dan Staf se-Kapanewon Kretek, Siswa-siswi SD, SMP, SMA di wilayah Kapanewon Kretek, serta ASN dan Non ASN di wilayah Kapanewon Kretek. 

Tema Hari Pahlawan Tahun 2025 ini adalah "Pahlawanku Teladanku, Terus Bergerak, Melanjutkan Perjuangan". Peringatan Hari Pahlawan merupakan penghormatan atas keberanian dan pengorbanan para pejuang dan rakyat Surabaya dalam menghadapi pasukan Inggris. Momen tersebut dicatat sebagai pertempuran terbesar dan terberat yang dihadapi pejuang Indonesia. 

Dalam amanatnya, Inspektur Upacara membacakan amanat dari Menteri Sosial RI, bahwa kemerdekaan tidak jatuh dari langit, tetapi lahir dari kesabaran, keberanian, kejujuran, kebersamaan dan keikhlasan. Ada 3 hal yang dapat diteladani dari para pahlawan, yaitu:

1. Kesabaran, sabar menempuh ilmu, menyusun strategi, menunggu momentum dan membangun kebersamaan ditengah segala keterbatasan. 

2. Semangat mengutamakan kepentingan bangsa, setelah kemerdekaan diraih, para pahlawan tidak berebut jabatan, tidak menuntut balasan dan tidak mengincar peninggalan penjajah. Para pahlawan kembali ke rakyat untuk mengajar, membangun, menanam dan melanjutkan pengabdian.

3. Pandangan Jauh Kedepan , berjuang untuk generasi mendatang, untuk kemakmuran bangsa yang mereka cintai. Berjuang sebagai bagian dari ibadah, darah dan air mata adalah doa. Menyerah berarti meninggalkan amanah kemanusiaan.

Perjuangan sekarang tidak lagi dengan bambu runcing, tetapi dengan ilmu, empati dan pengabdian. Semangat tetap sama, membela yang lemah, memperjuangkan keadilan dan memastikan anak bangsa tidak tertinggal dari kemajuan.  Kita diharapkan untuk berjuang lebih keras, berfikir lebih jernih dan melayani dengan tulus. Pahlawan telah memberikan segalanya untuk Indonesia, giliran kita menjaga api perjuangan untuk tidak padam, dengan bekerja, bergerak dan berdampak untuk kemajuan Indonesia.

Etik D.L./PD Kretek

 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

HARI DESA NASIONAL 2026: HARAPAN, KENYATAAN DAN TANTANGAN

RAPAT KOORDINASI KEGIATAN USAHA BUMKAL TIRTOHARGO

PENCERMATAN RENCANA AKSI REFORMASI KALURAHAN