CAPAI INPUT 100%, TPP BANTUL GELAR REKAPITULASI INDEKS DESA 2026 SEBAGAI NAVIGASI RKP 2027
Acara ini dihadiri oleh seluruh jajaran TPP Bantul, perwakilan instansi terkait seperti Bapak Suedi dari DPMK2PS DIY dan Bapak Dewantara dari DPMKal Bantul. Dua narasumber utama yang mengawal pemaparan data ini adalah Korprof DIY Bapak Murtodo, dan TAPM Kabupaten Bantul Bapak Dwi Endrianto.
Dari Angka Menjadi Makna Navigasi Pembangunan
Dalam sesi pertama, Bapak Murtodo membawakan materi bertajuk "Dari Angka Menjadi Makna". Ia menekankan bahwa lembaran angka yang tersaji dari hasil pendataan Indeks Desa 2026 tidak boleh berhenti sebagai dokumen statistik semata. Angka-angka tersebut harus dibaca sebagai potret riil di lapangan yang berfungsi menjadi kompas atau navigasi utama dalam menyusun Rencana Kerja Pemerintah Kalurahan (RKP) Tahun 2027.
Rapor Capaian Indeks Desa 2026 Kabupaten Bantul
Selanjutnya, Bapak Dwi Endrianto memaparkan materi teknis mengenai Rekap dan Tabulasi Hasil Pendataan ID 2026 Kabupaten Bantul. Berdasarkan data tabulasi final, berikut adalah rincian capaian indikator desa di wilayah Bantul:
- Skor ID Tertinggi: Diraih oleh Kalurahan Tirtonirmolo dengan raihan skor 97,80.
- Dimensi Ekonomi Tertinggi: Berhasil dipimpin oleh Kalurahan Bangunjiwo.
- Dimensi Lingkungan Tertinggi: Dicapai oleh Kalurahan Wijirejo.
- Dimensi Tata Kelola Tertinggi: Diduduki oleh Kalurahan Gilangharjo.
- Dimensi Layanan Dasar Kelas 1 ada 72 Kalurahan dari 75 Kalurahan se-Bantul
- Dimensi Sosial Kelas 1 juga ada 72 Kalurahan dari 75 Kalurahan se-Bantul
- Dimensi Ekonomi Kelas 1 ada 64 Kalurahan dari 75 Kalurahan se-Bantul
- Dimensi Lingkungan Kelas 1 ada 65 Kalurahan dari 75 Kalurahan se-Bantul
Melalui ketepatan data 100 persen ini, TPP Bantul bersama pemerintah daerah optimis pemutakhiran ID 2026 dapat mengakselerasi program pembangunan kalurahan yang lebih tepat sasaran, berbasis keunggulan sektoral, dan mampu mengintervensi kelemahan di masing-masing wilayah.
Etik D.L./PD Kretek

Komentar
Posting Komentar