PENGUATAN MANAJEMEN DATA, TIM TPP DIY GELAR KOORDINASI DI KAPANEWON KRETEK

 

  

Bantul — Tim Tenaga Pendamping Profesional (TPP) D.I. Yogyakarta melaksanakan koordinasi peningkatan kinerja pendampingan untuk TPP Kapanewon Kretek di Pendopo Kapanewon Kretek pada Kamis, 6 Agustus 2026. Kegiatan ini difokuskan pada pembenahan manajemen data untuk mengoptimalkan kualitas pelayanan dan penyediaan informasi pendampingan. Hadir dalam koordinasi adalah Koordinator Provinsi TPP DIY, Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat (TAPM) Provinsi, Pendamping Desa (PD) Kretek, serta Pendamping Lokal Desa (PLD) Kretek.
Fokus utama koordinasi adalah peningkatan performa pemenuhan kebutuhan data melalui perbaikan manajemen data, baik dari sisi perolehan maupun pelaporan. Beberapa hal yang perlu dilakukan PD dan PLD dilapangan adalah sbb:
  • Pemahaman mendalam mengenai format data yang dibutuhkan
  • Keharusan menggunakan buku catatan data
  • Pembagian tugas yang jelas dalam proses perolehan data di lapangan.
  • Penetapan khusus hari Jumat sebagai waktu pengolahan dan pelaporan data.
  • Kewajiban validasi data yang diperoleh serta pelaporan terhadap berbagai permasalahan pendampingan yang terjadi.
Data dan pelaporan yang baik sangat diperlukan oleh Tenaga Pendamping Profesional (TPP) untuk memastikan efektivitas kerja, mengukur capaian program secara transparan, serta menjadi basis valid dalam perumusan kebijakan dan perencanaan pembangunan desa yang tepat sasaran. 
Fungsi utama data dan pelaporan bagi TPP adalah sbb: 
  • Pengukuran Kinerja yang Objektif: Laporan berkala seperti Daily Report (laporan harian) mempermudah supervisor dan kementerian dalam memantau aktivitas serta jam kerja pendamping secara terukur.
  • Penjaminan Kualitas Data (Data Quality Assurance): Pendamping berperan menjaga validitas, konsistensi, dan keterbaruan data di desa agar terintegrasi dengan sistem informasi pembangunan nasional.
  • Dasar Perencanaan Kebijakan: Data lapangan yang akurat diolah oleh pendamping untuk menyusun dokumen strategis seperti RPJMDes, RKPDes, hingga pemetaan SDGs Desa.
  • Evaluasi dan Pembinaan Berjenjang: Membantu instansi pembina melakukan monitoring berkala untuk mengenali kendala di lapangan dan memberikan solusi teknis yang cepat.
Oleh sebab itulah Tim TPP dari DI. Yoyakarta menegaskan pentingnya pelaporan PD dan PLD melalui koordinasi peningkatan kinerja pendampingan. Karena selain sebagai bukti kinerja pendampingan, informasi data juga dapat diperlukan pihak lain untuk edukasi maupun percontohan.
Etik D.L./PD Kretek 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

HARI DESA NASIONAL 2026: HARAPAN, KENYATAAN DAN TANTANGAN

PENCERMATAN RENCANA AKSI REFORMASI KALURAHAN

RAPAT KOORDINASI KEGIATAN USAHA BUMKAL TIRTOHARGO