TINGKATKAN KAPASITAS PAMONG, KALURAHAN TIRTOSARI GELAR PELATIHAN PENGELOLAAN KEUANGAN DAN SISKEUDES

 

 


Pemerintah Kalurahan Tirtosari menggelar Pelatihan Pengelolaan Keuangan Kalurahan dan Keterampilan Penggunaan Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) pada Rabu, 1 Oktober 2026. Kegiatan yang berlangsung di Aula Kalurahan Tirtosari ini diinisiasi sebagai langkah nyata pemerintah setempat dalam memfasilitasi para pamong agar memiliki pemahaman yang lebih mendalam mengenai tata kelola keuangan desa.
Tujuan utama dari pelatihan ini adalah memperluas literasi digital dan finansial di internal pemerintahan kalurahan. Pemerintah Kalurahan Tirtosari berharap kompetensi dan pemahaman Siskeudes tidak hanya mendominasi pada Bendahara atau pengguna (user) utama saja, melainkan merata ke seluruh elemen birokrasi kalurahan.
Pelatihan ini dihadiri oleh jajaran peserta yang komprehensif, mulai dari Lurah, Pamong, Staf Kalurahan, hingga Badan Musyawarah Kalurahan (Bamuskal).
Sinergi Regulasi dan Teknis Siskeudes
Untuk memberikan pembekalan yang seimbang antara regulasi dan praktik, acara ini menghadirkan dua narasumber berkompeten:
  • Pendamping Desa (PD) Kecamatan Kretek: Menyampaikan materi pengantar mengenai tata kelola keuangan. Pemaparan ini merujuk langsung pada Peraturan Bupati (Perbup) Bantul Nomor 59 Tahun 2022 tentang Pengelolaan Keuangan Kalurahan, guna memastikan seluruh kebijakan lokal tetap berjalan di koridor hukum yang sah.
  • Bapak Fyan dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kalurahan (DPMKal) Kabupaten Bantul: Mengupas tuntas sisi teknis pengoperasian aplikasi Siskeudes. Peserta dibimbing langsung untuk memahami alur input hingga pelaporan keuangan berbasis sistem terintegrasi. 
Dorong Regulasi dan Pentingnya Regenerasi
Aplikasi Siskeudes terus mengalami pembaruan sistem dan penyempurnaan fitur dari tahun ke tahun. Kondisi ini menuntut kesiapan adaptasi yang tinggi dari para penggunanya. Dalam pelatihan tersebut ditekankan bahwa sistem yang semakin disempurnakan ini akan terasa sulit dioperasikan bagi siapa saja yang enggan membuka diri untuk belajar.
Oleh karena itu, pelatihan ini menghasilkan rekomendasi penting: semakin banyak personil yang memahami dan mampu mengoperasikan Siskeudes, maka tata kelola pemerintahan akan semakin baik. Forum juga menggarisbawahi urgensi adanya regenerasi pengguna aplikasi di lingkungan kalurahan guna mengantisipasi hambatan teknis di masa mendatang dan menjaga keberlanjutan transparansi keuangan desa.
Etik D.L./PD Kretek 
 
 
 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

TOURING EKSPOSE PROGRAM PEMERINTAH PUSAT DAN DAERAH DI KAPANEWON KRETEK

BAPAK H. KUSWIDODO, SE, RESMI MENANGKAN PILURAH PARANGTRITIS 2026