GLADI BERSIH WAWANCARA VIRTUAL DESA BERKINERJA BAIK DALAM KONVERGENSI PENURUNAN STUNTING TIRTOHARGO
Kalurahan Tirtohargo, Kapanewon Kretek, Kabupaten Bantul, terus mematangkan persiapan menjelang tahapan krusial dalam Lomba Desa Berkinerja Baik dalam Konvergensi Stunting Tingkat Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Tahun 2026. Sebagai bagian dari persiapan akhir, jajaran Pemerintah Kalurahan Tirtohargo bersama lintas sektor menggelar gladi bersih wawancara virtual pada Senin, 14 September 2026.
Langkah ini diambil setelah Kalurahan Tirtohargo dinyatakan lolos dalam tahapan evaluasi kelengkapan administrasi. Keberhasilan tersebut mengantarkan Tirtohargo melaju ke babak berikutnya, yaitu tahapan pemaparan dan wawancara virtual yang dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 15 September 2026.
Dinamika Perpindahan Lokasi demi Kelancaran Sinyal
Proses persiapan gladi bersih ini sempat diwarnai dinamika perpindahan lokasi guna memastikan kelancaran teknis saat lomba berlangsung. Sedianya, kegiatan akan ditempatkan di Aula Kalurahan Tirtohargo. Namun, karena mempertimbangkan kestabilan sinyal internet dan kondisi ruangan yang kurang representatif, lokasi dialihkan ke Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Bantul.
Mengingat ruang di Dikpora Bantul juga sedang digunakan oleh instansi lain, tempat gladi bersih akhirnya bergeser ke Ruang Rapat Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kalurahan (DPMKal) Bantul.
Dihadiri Lintas Sektor Tingkat Provinsi dan Kabupaten
Gladi bersih ini menjadi momentum penting yang dihadiri oleh berbagai unsur undangan dari tingkat provinsi, kabupaten, hingga kapanewon dan kalurahan. Di antaranya adalah perwakilan Kepala DPMK2PS DIY, BAPPERIDA DIY, Dinas Kesehatan DIY, serta Koordinator TAPM DIY.
Dari tingkat Kabupaten Bantul, hadir perwakilan Kepala Bappeda, perwakilan Kepala Dinas Kesehatan, perwakilan Kepala DP3APPKB, perwakilan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, perwakilan Kepala Dinas Sosial, perwakilan Kepala DKPP, perwakilan Kepala DPUPKP, perwakilan Kepala Dinas Kominfo, Kepala DPMK, Panewu Kretek, Sekretaris Dinas PMK, Kepala Puskesmas Kretek, Kepala KUA Kretek, Koordinator TAPM Bantul, serta TPP Kabupaten PIC Stunting.
Sementara dari internal Kalurahan Tirtohargo, hadir Lurah beserta jajaran pamong, Ketua Bamuskal, Ketua TP PKK, Ketua LPMK, Koordinator KPM, Koordinator Kader Posyandu, Koordinator Karangtaruna, serta didampingi Koordinator PLKB Kretek dan Pendamping Desa Kretek.
Evaluasi Materi dan Pemantapan Akhir
Agenda gladi bersih diawali dengan simulasi pemaparan materi oleh Lurah Tirtohargo, Sugiyamta. Selepas simulasi, seluruh peserta yang hadir secara aktif memberikan koreksi, masukan, serta penyempurnaan, baik terhadap jalannya presentasi maupun substansi materi yang ditayangkan.
Kepala Dinas PMK Bantul, Ibu Afif Umahatun, yang hadir di sela-sela agenda dinasnya, turut memberikan arahan strategis. Berdasarkan hasil evaluasi bersama, Ruang Rapat DPMKal Bantul dinilai tetap kurang ideal untuk pelaksanaan lomba virtual esok hari. Oleh karena itu, diputuskan bahwa lokasi lomba resmi dialihkan ke Ruang Rapat Sasana Bawarasa, Gedung Induk Mandhala Saba, Kompleks Parasamnya Bappeda Bantul.
Guna menyesuaikan diri dengan medan yang baru, seluruh tim langsung bergeser ke Gedung Induk Mandhala Saba untuk melanjutkan gladi bersih gelombang kedua. Di lokasi baru ini, tim teknis langsung melakukan pengkondisian tempat, mulai dari penguatan sinyal internet, pengaturan sudut pengambilan gambar (kamera), hingga penataan meja dan kursi.
Mengangkat Kearifan Lokal Tirtohargo
Di lokasi akhir ini, Lurah Sugiyamta kembali melakukan simulasi paparan. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan intensif dan perbaikan naskah presentasi. Tim fokus menonjolkan inovasi-inovasi bernilai tambah (value plus) serta program berbasis kearifan lokal yang terbukti efektif dalam konvergensi penurunan stunting, di mana keunggulan tersebut hanya dimiliki oleh Kalurahan Tirtohargo dan tidak ada di wilayah lain.
Sebagai penutup konsolidasi, seluruh panitia dan pendukung menyepakati bahwa pada hari pelaksanaan lomba, Selasa (15/9), seluruh personel sudah harus bersiap di lokasi Gedung Induk Mandhala Saba pada pukul 12.00 WIB dengan mengenakan pakaian adat Seragam Jawa Gagrak Ngayogyakarta. Dengan persiapan matang ini, Kalurahan Tirtohargo optimistis dapat memberikan performa terbaik demi mengharumkan nama Kabupaten Bantul di tingkat DIY.
Etik D.L./PD Kretek

Komentar
Posting Komentar